Menjelang bulan Juni 2025, perjalanan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 memasuki tahap krusial. Saat ini, Tim Garuda menempati posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan sembilan poin dari delapan pertandingan. Unggul tiga poin atas Bahrain dan China yang berada di posisi bawahnya, Indonesia masih memiliki peluang untuk melaju lebih jauh dengan dua laga tersisa. Laga melawan China pada 6 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta menjadi penentu nasib Indonesia untuk bisa melangkah ke babak selanjutnya.
Setelah laga melawan China, Indonesia akan melakoni pertandingan tandang melawan Jepang pada 10 Juni 2025 di Jepang, yang diprediksi bakal menjadi laga berat. Namun, pelatih Indonesia Patrick Kluivert sudah menegaskan bahwa kemenangan atas China adalah harga mati untuk memastikan Indonesia tetap berada di posisi empat besar dan melangkah ke putaran keempat.
Peluang Indonesia di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia, yang sebelumnya diundi bersama negara-negara kuat seperti Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China, kini berada di persimpangan jalan menuju putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa target realistis Indonesia adalah lolos ke putaran keempat, dengan harapan bisa finis di posisi ketiga atau keempat. Untuk mencapai target ini, tim asuhan Patrick Kluivert harus memaksimalkan dua pertandingan tersisa melawan China dan Jepang.
Pada 27 Juni 2024, hasil undian menempatkan Indonesia di Grup C dengan lawan-lawan yang sangat kuat. Namun, dengan performa solid yang ditunjukkan Indonesia di sepanjang kualifikasi, tim ini telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing. Sejak awal kualifikasi, Timnas Indonesia memulai perjuangannya dengan hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi di Jeddah, yang diwarnai dengan gol pertama Indonesia yang dicetak oleh Ragnar Oratmangoen dan aksi gemilang dari kiper Maarten Paes yang menyelamatkan penalti.
Pada laga selanjutnya, Indonesia sempat hampir meraih kemenangan saat bertandang ke Bahrain, namun keputusan kontroversial dari wasit yang memberikan tambahan waktu berlebihan membuat Bahrain berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Meskipun hasil ini mengecewakan, semangat Garuda tetap membara untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Tantangan Berat dan Pergantian Pelatih
Salah satu momen penting dalam perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia adalah pergantian pelatih pada awal tahun 2025. Shin Tae-yong, yang sebelumnya dipercaya memimpin Timnas Indonesia, dipecat karena dinilai gagal dalam komunikasi internal dan konsistensi tim. PSSI kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru, dengan harapan filosofi permainan Kluivert lebih sesuai dengan kebutuhan para pemain Indonesia yang banyak bermain di liga-liga Eropa.
Debut Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia diwarnai dengan kekalahan telak 1-5 dari Australia di Sydney. Meski demikian, Kluivert menegaskan bahwa timnya berjuang keras, dan kekalahan ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja tim ke depannya. “Kami berjuang seperti singa. Kami tidak pernah menundukkan kepala kami. Hasil ini sangat mengecewakan, tetapi kami akan terus berusaha,” kata Kluivert setelah pertandingan.
Setelah kekalahan itu, Kluivert mulai mengimplementasikan perubahan dalam strategi tim, dan hasilnya terlihat pada laga melawan Bahrain pada 25 Maret 2025. Indonesia berhasil meraih kemenangan 1-0 berkat gol tunggal dari Ole Romeny. Kemenangan ini membangkitkan semangat tim dan memberi harapan baru untuk pertandingan penting berikutnya melawan China dan Jepang.
Menatap Laga Melawan China dan Jepang
Laga melawan China pada 6 Juni 2025 menjadi sangat krusial bagi Indonesia. Kemenangan melawan China akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen, yang kini berada di posisi keempat dengan sembilan poin. Jika Indonesia berhasil meraih tiga poin penuh di kandang, mereka akan mengunci posisi empat besar dan melangkah ke putaran keempat. Hasil ini akan memberi Indonesia peluang untuk bertahan dalam persaingan menuju Piala Dunia 2026.
Setelah itu, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan mereka di Jepang pada 10 Juni 2025. Jepang, yang merupakan salah satu tim kuat di Asia, tentunya akan menjadi lawan yang sangat sulit. Meskipun demikian, Indonesia bisa saja mencuri poin jika mampu bermain dengan penuh determinasi dan memanfaatkan kelemahan lawan.
Dukungan dari Pemerintah dan Suporter
Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir langsung di stadion untuk memberikan semangat kepada Timnas Indonesia, sangat berarti bagi para pemain. Presiden Prabowo berharap Indonesia masih memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia. “Mudah-mudahan masih ada kesempatan kita untuk maju terus. Insya Allah (menembus Piala Dunia),” ujar Presiden di SUGBK.
Keberhasilan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 juga tidak terlepas dari peran besar suporter Indonesia yang selalu setia memberikan dukungan kepada Timnas Garuda. Atmosfer yang luar biasa di stadion memberi energi positif bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Menyongsong Masa Depan yang Cerah untuk Sepak Bola Indonesia
Kemenangan atas Bahrain menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki semangat juang yang tinggi, tetapi juga memiliki potensi untuk bersaing dengan negara-negara besar di Asia. Meskipun perjalanan menuju Piala Dunia masih panjang dan penuh tantangan, harapan untuk melangkah ke putaran keempat masih terbuka lebar. Timnas Indonesia menunjukkan bahwa mereka telah berkembang jauh dan siap menghadapi lawan-lawan besar di kualifikasi Piala Dunia.
Setelah dua pertandingan penting melawan China dan Jepang, Indonesia berharap bisa mencapai tujuan utamanya, yaitu lolos ke Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia akan terus berjuang, dan meskipun perjalanan menuju Piala Dunia penuh dengan dinamika, semangat Garuda untuk meraih prestasi tetap menyala.
Garuda Terbang Tinggi Menatap Masa Depan
Dengan posisi saat ini di klasemen yang masih memungkinkan, Timnas Indonesia berada di jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun menghadapi tim-tim kuat di Grup C, Timnas Indonesia menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan keyakinan yang tinggi untuk terus melangkah menuju Piala Dunia. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, PSSI, dan seluruh rakyat Indonesia, Timnas Garuda berharap dapat mencatatkan sejarah baru dan membuat seluruh bangsa bangga. Semoga, dengan kerja keras dan dedikasi, impian Indonesia untuk bermain di Piala Dunia 2026 bisa terwujud!